TNT | JAKARTA – Gelombang perombakan kabinet kembali menguat. Presiden Prabowo Subianto dikabarkan tengah melakukan evaluasi terhadap sejumlah pos kementerian strategis, membuka peluang terjadinya reshuffle kabinet jilid V sejak pelantikannya pada 20 Oktober 2024.
Sejumlah nama menteri disebut masuk radar evaluasi, di antaranya Menko PMK Pratikno, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari
Selain itu, posisi Menkomdigi Meutya Hafid, Menteri HAM Natalius Pigai, dan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri juga dikabarkan ikut disorot.
Menanggapi isu tersebut, Menteri Luar Negeri Sugiono mengaku belum menerima informasi resmi. Ia menegaskan bahwa reshuffle sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden.
“Ini baru dengar. Itu pertanyaannya harusnya ditujukan ke Presiden,” ujarnya di Kompleks Parlemen, Selasa (27/1/2026).
Di tengah isu pergeseran menteri, sejumlah nama mulai mencuat sebagai kandidat pengganti. Budisatrio Djiwandono disebut masuk bursa kabinet, meski ia menegaskan tetap fokus menjalankan tugas di DPR.
Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberi sinyal bahwa ekonom senior Juda Agung menjadi kandidat kuat Wakil Menteri Keuangan, menyusul terpilihnya Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.
Sepanjang 2025, pemerintahan Prabowo telah melakukan empat kali reshuffle. Hingga kini, Istana belum memberikan pernyataan resmi terkait waktu dan komposisi perombakan kabinet berikutnya. (Andra)