DUNIA INTERNASIONAL

Darah Garuda di Tanah Lebanon, Menlu Sugiono Kecam Keras Serangan Israel

1-menlu2-1536×1025 (1)
Ukuran Font
A A 100%

TNT | JAKARTA – Duka menyelimuti Indonesia setelah satu prajurit TNI yang tergabung dalam misi perdamaian dunia gugur di Lebanon Selatan.

Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan belasungkawa mendalam sekaligus mengecam keras serangan Israel yang memicu jatuhnya korban jiwa.

Prajurit yang gugur, Praka Farizal Ramadan, merupakan bagian dari kontingen United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Ia meninggal dunia dalam eskalasi konflik antara militer Israel dan Hizbullah yang terjadi pada Minggu (29/3).

Sugiono, yang tengah mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja ke Jepang, menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya berduka, tetapi juga mengambil sikap tegas atas insiden tersebut.

“Kami menyampaikan duka yang sedalam-dalamnya atas gugurnya prajurit terbaik bangsa. Ini adalah kehilangan besar bagi Indonesia,” ujar Sugiono.

Selain korban jiwa, tiga prajurit TNI lainnya turut menjadi korban luka. Satu di antaranya, Praka Rico Pramudia, mengalami luka berat dan berada dalam kondisi koma.

Sementara dua lainnya, Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan, mengalami luka ringan dan tengah menjalani perawatan medis.

Pemerintah Indonesia mendesak agar konflik segera diredam dan semua pihak kembali ke jalur diplomasi. Saat ini, Indonesia masih menunggu hasil investigasi UNIFIL terkait pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut (DFI)