DUNIA INTERNASIONAL

Konflik Israel-Hizbullah Tewaskan Prajurit UNIFIL, Sekjen PBB Beri Kecaman Keras

Antonio-Guterres-1
Ukuran Font
A A 100%

TNT | JAKARTA – Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengecam keras konflik antara Israel dan Hizbullah yang menewaskan seorang prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Penjaga Perdamaian di Lebanon atau UNIFIL pada Minggu (29/3).

“Ini hanyalah salah satu dari sejumlah insiden baru-baru ini yang membahayakan keselamatan dan keamanan para penjaga perdamaian,” ungkap Guterres melansir platform X resminya, Senin (30/3).

Lebih lanjut, ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga personel UNIFIL yang gugur serta kepada Indonesia. Ia juga berharal personel lainnya yang terluka dapat segera pulih sepenuhnya. Ia turut menyerukan kepada semua pihak untuk menghormati keselamatan dan keamanan personel maupun aset PBB, yang sejalan dengan hukum internasional.

Sebelumnya, UNIFIL mengatakan bahwa prajuritnya gugur akibat artileri yang meledak di markas UNIFIL dekat desa Adchit al-Qusayr, Lebanon Selatan. UNIFIL mengatakan tidak mengetahui asal proyektil tersebut. “Kami telah meluncurkan penyelidikan untuk menentukan semua keadaan,” katanya.

Adapun, Israel telah membombardir Lebanon, yang diklaim menargetkan Hizbullah, dengan serangan udara sekaligus serangan darat sejak 2 Maret. Konflik antara keduanya ini memuncak sebagai imbas dari serangan gabungan AS-Israel ke Iran pada 28 Februari. Hizbullah merupakan kelompok bersenjata yang berkaitan erat dengan Iran.

Sementara, Iran membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel sekaligus negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS. (IDF)