LINTAS NUSANTARA

Rumah Lansia Jadi Prioritas, TNI Kerahkan Pasukan Bersihkan Dampak Banjir

5yqskunn7f3h1i3
Ukuran Font
A A 100%

TNT  | ACEH  – Tentara Nasional Indonesia (TNI) memprioritaskan pembersihan rumah warga lanjut usia (lansia) yang terdampak banjir di sejumlah wilayah Aceh dan Sumatra Utara. Kabupaten Aceh Tamiang menjadi salah satu daerah dengan dampak cukup signifikan akibat banjir yang meninggalkan endapan lumpur tebal di permukiman warga.

Pada Rabu, 28 Januari 2026, personel TNI terus melakukan pembersihan rumah-rumah warga terdampak banjir, khususnya milik lansia yang memiliki keterbatasan fisik.

Pembersihan difokuskan pada lumpur dan material banjir yang menumpuk di halaman hingga bagian dalam rumah.
Di Kabupaten Aceh Tamiang, prajurit Satuan Setingkat Kompi (SSK) Yonif TP 852/ABY melaksanakan pembersihan di Desa Bandar Khalifah, Kecamatan Tamiang Hulu.

Proses pembersihan dilakukan secara bertahap, dimulai dari halaman hingga ke dalam rumah warga.

Rumah milik Bapak Zulkifli telah dibersihkan dengan progres sekitar 30 persen, terutama pada bagian dalam rumah.

Sementara rumah Bapak Paini difokuskan pada pembersihan lumpur di halaman dengan capaian sekitar 25 persen.
Di rumah Bapak Jumangin, progres pembersihan mencapai sekitar 85 persen, khususnya pada endapan lumpur tebal di dalam rumah. Personel TNI juga membersihkan rumah Bapak Sukimin yang terdampak lumpur setebal kurang lebih 50 sentimeter.

Dengan menggunakan cangkul, sekop, dan gerobak sorong, lumpur dikeruk dan diangkut keluar rumah hingga progres pembersihan mencapai sekitar 60 persen.

Selain itu, pembersihan turut dilakukan di rumah Ibu Ngatizah di Desa Kaloy, Kecamatan Tamiang Hulu, terutama pada lumpur yang mengering di halaman rumah.
Kegiatan serupa juga berlangsung di Kecamatan Sekerak, tepatnya di Desa Pematang Durian.

Rumah Bapak M. Yusuf telah dibersihkan hingga sekitar 80 persen dengan fokus di area halaman.

Sementara rumah Bapak Alias mencapai progres 50 persen dan rumah Andika sekitar 80 persen.

Upaya pemulihan pascabanjir juga dilakukan di Kabupaten Bireuen. Di sektor Peusangan, TNI membersihkan rumah Bapak Yusup, Ibu Nana, dan Bapak Saifudin. Sedangkan di Peusangan Siblah Krueng, rumah Bapak Januar Amri turut dibersihkan dari sisa lumpur banjir.

Di Kecamatan Samalanga, pembersihan dilakukan di rumah Ibu Mardiah dan Ibu Salbiyah, termasuk endapan lumpur di halaman samping rumah.

Tidak hanya di Aceh, personel TNI juga bergerak membantu warga terdampak banjir di wilayah Sumatra Utara. Di Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, pembersihan dilakukan terhadap lumpur, batang kayu, serta perabot rumah tangga yang terbawa banjir.

Sementara itu, di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, pembersihan difokuskan pada endapan lumpur yang telah mengering di halaman dan sekitar rumah warga agar lingkungan kembali bersih dan layak huni.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam membantu percepatan pemulihan pascabencana, khususnya bagi warga lansia. Kehadiran personel TNI diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak serta mempercepat kembalinya aktivitas kehidupan sehari-hari. ()