WARTA EKONOMI & DUNIA USAHA

Presiden Mengingatkan Dirut Pertamina Harus Tahan Godaan

img-20250920-wa0037-copy-1500x1003_1758350967
Ukuran Font
A A 100%

TNT – JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan kepada Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri agar berhati-hati dalam menjalankan tugas. Presiden Prabowo mengatakan akan banyak godaan sehingga Simon harus tetap teguh.

“Direktur utama Pertamina sangat strategis, Anda bertanggung jawab atas sebuah perusahaan USD100 miliar. Godaan akan banyak, tapi saudara harus teguh dengan semua jajarannya,” kata Presiden Prabowo dalam sambutannya pada peresmian proyek kilang Terintegrasi Pertamina Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026).

Presiden Prabowo telah memberikan kewenangan yang penuh kepada Dirut Pertamina untuk meningkatkan kinerja perusahaan milik negara tersebut. Presiden Prabowo meminta agar Simon tidak ragu untuk memecat pejabat yang tidak mampu bekerja dengan baik.

“Saya kasih wewenang seluas-luasnya, siapa yang Anda nilai tidak bagus pecat, jangan ragu-ragu, demi bangsa dan rakyat harus tega, tidak ada itu. Banyak anak muda yang hebat-hebat, cari,” katanya menegaskan.

Kepala Negara kembali mengingatkan jajarannya untuk menjalankan pemerintahan yang bersih dan amanah. Presiden Prabowo juga mengingatkan agar mengelola sumber daya alam dengan baik.

Presiden juga mewanti-wanti agar pejabat tidak coba-coba untuk melakukan penipuan dan korupsi. Berkat kemajuan teknologi akan meminimalisir praktek curang.

“Praktik mark-up penipuan, mark-up itu adalah penipuan dan pencurian, mencuri di siang bolong, sekarang ada teknologi sehingga cepat ketahuan kalau mark-up. Kalau ada pejabat yang ingin melaksanakan praktik lama, saya kira sangat keliru,” ujarnya.

Adapun Simon mengingat betul pesan dari Presiden Prabowo ketika hari kedua menjabat sebagai Dirut Pertamina. Kepala Negara berpesan agar setia dengan rakyat Indonesia.

“Saya menyampaikan pesan yang melekat, beliau hanya berpesan kepaa kami, Pertamina adalah sokoguru dan tumpuan Indonesia. Setialah kepada rakyat Indonesia dan merah putih, pesan itu yang menjadi dasar bagi kami,” kata Simon. [*]